Featured Posts

Senin, 08 Juli 2013

Ditemukan Dua Planet Mengorbit Bintang Mirip Matahari

detail berita
(Foto: Astrobio)
CALIFORNIA - Astronom menemukan dua planet mengorbit bintang yang menyerupai Matahari. Dua planet tersebut memiliki ukuran yang lebih kecil dari Neptunus.

Dilansir Astrobio, Senin (1/7/2013), di cluster atau gugus bintang NGC 6811, tim astronom menemukan dua planet terkecil yang mengorbit bintang. Temuan ini dilaporkan dalam jurnal Nature, yang menunjukkan bahwa planet bisa berkembang bahkan di cluster yang padat dengan bintang-bintang.

Semua bintang memulai kehidupannya dalam kelompok. Sebagian besar bintang, termasuk Matahari di sistem tata surya, terbentuk dengan kelompok kecil yang berpencar. Sementara bintang lainnya bisa membentuk dalam kelompok besar, kawanan padat yang bertahan selama miliaran tahun.

Dalam kelompok bintang yang besar dan padat tersebut, bintang dikatakan 'berdesak-desakan', di mana terdapat radiasi kuat yang menjelajahi luar angkasa antar bintang.

"Cluster bintang yang tua menunjukkan lingkungan bintang yang jauh berbeda dari tempat kelahiran matahari," kata Soren Meibom dari Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics (CfA). Ia mengungkapkan, ilmuwan sebelumnya berpikir bahwa planet-planet tidak bisa dengan mudah terbentuk dan bertahan dalam kelompok bintang yang padat.

Hal ini dikarenakan minimnya pengetahuan, oleh karena bintang atau planet tersebut belum dapat ditemukan. Dua planet alien yang baru ditemukan oleh pesawat luar angkasa NASA Kepler ini mengungkap adanya transit pada planet, yang bergerak melintas di depan bintang induknya.

Selama transit, bintang meredup dengan tingkat redup yang tergantung dari ukuran planet. Beberapa planet asing (exoplanet) seperti Kepler-66b dan Kepler-67b, keduanya memiliki ukuran kurang dari tiga kali lipat ukuran Bumi atau sekira tiga perempat ukuran Neptunus.

"Planet-planet ini adalah extremophiles kosmi. Menemukan planet tersebut menunjukkan bahwa planet kecil dapat membentuk dan bertahan selama sedikitnya satu miliar tahun, bahkan dalam lingkungan yang kacau dan kurang bersahabat," jelas Meibom

0 komentar:

Poskan Komentar